BERITA

Detail Berita

SMANSATAPTA BANGKIT: "Wujudkan Sekolah Aman, SMAN 1 Tanjung Palas Tengah Gelar Lokakarya Pendidik Responsif dan Inklusif"

Senin, 20 April 2026 13:18 WIB
44 |   -

TANJUNG PALAS TENGAH, 20/4/26 – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah, SMA Negeri 1 Tanjung Palas Tengah menggelar lokakarya bertajuk "Menjadi Pendidik Responsif, Berkarakter, dan Inklusif dalam Menghadapi Isu Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan."

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk membekali para tenaga pendidik dengan pemahaman mendalam serta langkah preventif dalam menangani isu kekerasan seksual yang menjadi perhatian serius di dunia pendidikan saat ini.

Sinergi untuk Perlindungan Siswa

Acara dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Tanjung Palas Tengah, Eko Purwanto, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebatas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam melindungi martabat dan keamanan siswa.

"Pendidik harus memiliki kepekaan atau responsivitas yang tinggi. Kita ingin SMAN 1 Tanjung Palas Tengah menjadi rumah kedua yang aman, di mana setiap siswa merasa dilindungi dan dihargai tanpa terkecuali," ujar Eko Purwanto.

Materi Mendalam dari Ahlinya

Memasuki sesi inti, hadir sebagai narasumber utama adalah Wahyu Eko Handayani, S.Pd., M.Pd., seorang Widyaiswara dari Provinsi Kalimantan Utara. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas strategi bagi pendidik untuk menjadi sosok yang inklusif dan berkarakter.

Beberapa poin utama yang dibahas dalam materi tersebut meliputi:

  • Identifikasi Dini: Cara mengenali tanda-tanda kekerasan seksual pada lingkungan sekolah.
  • Komunikasi Empatik: Teknik berinteraksi dengan korban agar merasa didengar dan didukung.
  • Pendidikan Inklusif: Memastikan tidak ada diskriminasi dalam pemberian perlindungan dan hak-hak siswa.
  • Pembangunan Karakter: Menanamkan nilai-nilai moral yang kuat sebagai benteng utama pencegahan kekerasan.
  • Mengelola Kecerdasan Sosial Emosi

Langkah Nyata ke Depan

Melalui lokakarya ini, diharapkan para guru di SMAN 1 Tanjung Palas Tengah mampu menerapkan prosedur operasional standar (SOP) yang tepat jika menemukan indikasi kekerasan seksual. Fokus utamanya adalah pada tindakan pencegahan (preventif) dan penanganan yang berpihak pada korban.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana para peserta berbagi pandangan mengenai tantangan di lapangan. Dengan semangat kolaborasi, SMAN 1 Tanjung Palas Tengah berkomitmen untuk terus menggaungkan kampanye sekolah bebas kekerasan demi masa depan generasi bangsa yang lebih cerah.(ekoborneo)


Tag: #SMAN1TanjungPalasTengah #PendidikanKarakter #StopKekerasanSeksual #KaltaraCerdas

Dokumentasi Foto :

 


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini